Bab Akhir


Mereka disini, tempat dimana dulu selalu mereka datangi saat mereka dibuat lelah oleh tugas dan dibuat sangat capek oleh aktivitas sekolah.

“Ngapain kesini? mau nostalgia?” Biyyu bertanya, namun David justru berlalu dan menuju mobilnya untuk mengambil sesuatu yang telah ia persiapkan.

David menyerahkan kotak itu pada Biyyu, dan tentu saja Biyyu terheran karena disana ada hadiah dan juga ada sebuah surat kecil di dalamnya.


Hallo biyyu, ini david ini david yang selalu membuat kamu bersedih, dan juga menangis ini david yang selalu bertindak bodoh dan tolol ini david yang sama sekali tidak mengenali sahabatnya sendiri ini david yang selalu egois ini david yang sudah menyukaimu ini david yang sudah jatuh cinta padamu ini david yang sekarang ingin mengajakmu melanjutkan sisa hidup bersama ini david yang kembali membawa masa itu, masa dimana kita sedang kesulitan

Biyyu, mungkin kata maaf saja tidak cukup untuk menebus kesalahanku selama ini, beribu kata maaf pun aku rasa percuma. Biyyu, ayo kita menua bersama

with love orang yang selalu bertindak tolol David


Setelah membaca surat kecil dari dalam kotak itu, Biyyu memandang David dengan mata berkaca-kaca.

Biyyu memeluk David dan begitu pula David yang membalas pelukan Biyyu.

“Jadi gimana? kamu mau ngga melanjutkan sisa hidup bareng sama aku?” Tanya David sambil melepaskan pelukan mereka dan memegang kedua pipi fluffy milik Biyyu

Pemuda itu tersenyum serta memperlihatkan dimple miliknya, dia menganggukan dan mengatakan “Iya”

Oh god, mungkin ini adalah hari terbaik untuk biyyu. Bagaimana tidak? penantian dia selama ini telah terbayar dan telah terpenuhi.

Biyyu kembali memeluk David dengan erat seakan tidak mau melepaskan pelukan itu.

Ya, mungkin memang sesenang itu ya kalau yang kita cintai, mencintai kita juga.


Ciuman kecil telah berhasil mendarat dibibir milik Biyyu, dia kaget karena itu adalah ciuman pertama dirinya.

“Kenapa? kaget banget kayaknya” David bertanya saat melihat Biyyu memgang bibirnya.

“Iyalah, ini kan ciuman pertama aku dan kamu pula yang ngambil” Ucapnya sambil berbalik dan memunggungi David.

David hanya tersenyum tipis,“yaudah sama, ini juga pertama kalinya buat aku”

Keduanya saling tertawa dan bercanda gurau di bangku yang berada dibawah pohon tabebuya.

“Makasih ya vid” Ucap Biyyu sambil menyandarkan kepalanya pada bahu David


and thankyou to my readers too

©® vanillaeste